Rabu, 30 Oktober 2024

"Salahkah Menjadi Seorang Introvert?"

Seseorang yang memiliki kepribadian introvert sering dipandang sebagai orang yang pendiam, pemalu, tertutup, penyendiri atau tidak mau bergaul. Bahkan tidak jarang dianggap anti sosial. Padahal introvert dan anti sosial sangatlah berbeda.

Dikarenakan karakternya yang unik, orang berkepribadian introvert sering dianggap aneh. Bahkan tidak jarang, keunikannya tersebut dijadikan bahan ejekan hingga obyek perundungan. 

Ilustrasi orang introvert (Sumber : Pinterest / Kingston Carol)

Sebelum membahas lebih jauh tentang uniknya kepribadian introvert, mari kita terlebih dahulu mengenal perbedaan introvert dengan anti sosial, agar tidak salah memahami.

Introvert merupakan salah satu tipe kepribadian sedangkan anti sosial merupakan salah satu penyakit mental, penyimpangan atau gangguan kepribadian yang sering disebut sebagai anti social personality disorder (ASPD). 

Introvert merupakan tipe kepribadian yang memperoleh energinya apabila sedang sendirian. Ia akan merasa mudah lelah ketika berada di keramaian. Bukan berarti dia anti terhadap hubungan sosial atau pun interaksi sosial dengan orang lain, tetapi ia merasa lebih nyaman ketika sendiri dan membutuhkan waktu sendiri untuk memulihkan energi yang terkuras setelah berada di keramaian.

Sedangkan orang yang anti sosial adalah orang yang memiliki penyimpangan atau gangguan kepribadian yang tidak suka melihat orang lain ataupun situasi yang bagi orang-orang secara umum dinilai baik. Apabila ia berinteraksi atau menjalin hubungan sosial dengan orang lain, ia membangun hubungan tersebut berlandaskan kepentingan tertentu, bukan dengan keterikatan yang tulus. Ia cenderung bertindak merugikan bahkan membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Dalam hal menjalin hubungan sosial, seorang introvert sangat menghargai hubungan sosial yang dibangunnya, terutama dengan orang-orang terdekatnya. Meskipun circle pergaulannya relatif kecil, namun ia berusaha untuk membangun hubungan sosialnya secara berkualitas dan memiliki perhatian serta kepedulian yang tinggi terhadap orang-orang terdekatnya yang membuatnya nyaman.

Sedangkan seseorang yang anti sosial mempunyai pandangan negatif terhadap hubungan sosial. Ia menganggap bahwa membangun hubungan sosial itu tidak berguna, merasa dapat melakukan segala sesuatu seorang diri dan tidak menyukai orang lain, bahkan seringkali merugikan banyak orang.
Saat berinteraksi dengan banyak orang, ia mempunyai alasan atau kepentingan tertentu. Ia berpura-pura baik kepada orang lain yang ditemuinya padahal sebenarnya tidak peduli bahkan tidak memiliki rasa empati terhadap orang lain. Ia cenderung bersikap manipulatif dan seringkali melanggar norma ataupun hak orang lain tanpa rasa menyesal.

Setelah memahami tentang anti sosial, jangan samakan lagi dengan introvert yaa, karena itu merupakan dua hal yang jelas sangat berbeda.

Sekarang, mari kita kembali ke topik awal, yaitu apakah salah bila seseorang itu memiliki kepribadian introvert, sampai dianggap aneh bahkan dibully?
Yuk, kita pahami lebih jauh siapa dan bagaimana sih sang introvert yang unik itu.

Berseberangan dengan orang-orang berkepribadian ekstrovert yang memperoleh energi dari stimulus dunia luar, orang dengan kepribadian introvert mendapatkan energi saat sedang sendirian. Seperti telah disinggung sebelumnya, bagi introvert terlalu banyak menerima stimulus dari dunia luar membuatnya mudah lelah dan ia membutuhkan waktu sendirian untuk recharge energi, seperti yang ditulis oleh Dr. Jennifer Kahnweiler dalam "The Introverted Leader Building On Your Quiet Strength". Jadi sekarang sudah paham alasannya ya, mengapa introvert itu suka menyendiri.

Selain ciri khas yang melekat pada diri seorang introvert tersebut, ada ciri lain yang membedakannya dari orang-orang ekstrovert, antara lain:
• lebih suka belajar dengan cara mengamati tentang apapun, apalagi hal-hal yang menarik baginya
me time merupakan suatu hal yang membahagiakan dan juga merupakan saat untuk memperoleh ide dan mengembangkan potensi serta kreatifitasnya
• lebih suka menjadi penyimak dan pendengar yang baik daripada banyak berbicara
• tidak suka menjadi pusat perhatian, ia lebih nyaman bila bekerja di belakang layar dan tidak ingin terlihat paling menonjol
• berhati-hati saat berbicara, biasanya cenderung banyak berpikir dan pertimbangan sebelum berbicara di depan forum ataupun kepada orang-orang yang baru dikenalnya
• suka membaca buku, baik buku-buku yang menambah wawasan pengetahuannya maupun sekedar hiburan di saat-saat me time nya
• biasanya suka memelihara hewan peliharaan dan memperlakukannya sebagai teman ataupun bagian dalam hidupnya
• bila sedang berada di tengah circle-nya atau orang-orang terdekatnya yang membuatnya nyaman, seperti keluarga atau sahabatnya, meski terkesan pendiam, ia akan bersikap terbuka atau bebas mengekspresikan perasaannya layaknya seorang ekstrovert.

Melihat ciri-ciri yang nampak unik tersebut, banyak hal menarik dari seorang introvert. Ada energi positif pada diri introvert bagi orang-orang (circle) di sekitarnya. Dengan kesendiriannya ia juga bisa mengembangkan potensi diri yang bermanfaat untuk dirinya maupun orang lain. 

Dengan memahami tentang bagaimana kepribadian introvert, sesungguhnya orang-orang yang berkepribadian introvert ini menarik dan menyenangkan sebagai teman bergaul, berdiskusi bahkan bersahabat bila sudah mengenalnya lebih dalam dan berteman dengan seorang introvert akan merasakan kenyamanan tersendiri. 

Seperti pepatah mengatakan bahwa "tak kenal maka tak sayang", maka kenalilah terlebih dahulu temanmu yang berkepribadian introvert sebelum melakukan bullying atau perundungan terhadapnya. Apabila ada orang-orang yang melakukan perundungan terhadap seseorang dikarenakan ia introvert sebenarnya sungguh tidak beralasan. Dapat terlihat pula bahwa itu berarti yang bermasalah dalam perilaku serta kepribadiannya adalah pelaku perundungan tersebut, bukan?

Setelah kita paham mengenai introvert, maka jawaban atas pertanyaan yang merupakan judul tulisan ini adalah "menjadi seorang introvert itu sama sekali bukan suatu kesalahan" karena  introvert merupakan salah satu tipe kepribadian dengan karakteristik khas sedemikian rupa. Begitu pula halnya dengan orang bertipe ekstrovert yang tentunya juga memiliki karakteristik khas yang memang demikian adanya. Untuk itu, tidak ada salahnya bagi para ekstrovert maupun ambivert dapat memahami perbedaan yang dimiliki oleh seseorang berkepribadian introvert, karena pada hakikatnya manusia tercipta dengan beragam karakter yang masing-masing memiliki kelebihan juga kekurangan.

Bagi teman-teman yang merasa memiliki ciri kepribadian introvert, yuk cintai diri, kembangkan potensi yang dimiliki dan tunjukkan pada dunia bahwa seorang introvert itu punya kelebihan dan kekuatan tersendiri, punya energi positif yang bermanfaat buat banyak orang dan mampu menjadi hebat.


Sumber artikel :
• IDNTimes / Marliana Kuswanti
• Halodoc.com / Dr. Jennifer Kahnweiler, "The Introverted Leader Building On Your Quiet Strength"

Sumber gambar :
• Pinterest / Kingston Carol

Tidak ada komentar:

Posting Komentar